Weekend kali ini benar-benar sangat berbeda dengan
weekend saya sebelum-sebelumnya. Tanggal 26-27 Mei saya mengikuti seminar
kewirausahaan muda yang di adakan oleh Universitas saya, acara tersebut diadakan
di Hotel Arya Duta Palembang yang berada dikawasan salah satu mall di kota
Palembang.Banyak pembicara yang hadir, mereka adalah para pengusaha yang
merasakan kesuksesan di usia yang masih muda. Mereka semua diantaranya adalah
Wisnu Wardhana (CEO Kue Bingkai Bakar Nay@dam), Hendy Setiono (CEO Kebab Turki Baba
Rafi), Yohanes Auri (CEO Flux Design), Saiful Fadli (CEO Sehati Properti), Theodosius
Surya (CEO Newtronic Solution), Asmui Kammuri (CEO Javapuccino), dll.
Mereka memulai usaha di usia yang masih sangat muda,
ada beberapa yang memulai sejak masih menjadi mahasiswa seperti saya ambil
contohnya kisah sukses Bapak Hendy Setiono yang menjadi milyarder muda
diusianya dari usaha makanan kebab.
Awal mula kebab menjadi inspirasi usahanya adalah
karena ayahnya bekerja di sebuah perusahaan minyak di Qatar, pada satu
kesempatan liburan ia mengunjungi ayahnya. Saat di Qatar, beliau
berjalan-berjalan dan menemukan banyak sekali kedai makanan yang disebut kebab,
karena memang hobi makan dan ia penasaran ingin mencoba lalu ia membeli dan
merasakannya untuk pertama kali.Ia berpikir bahwa makanan ini sangat lezat dan
terbesit didalam pikirannya untuk membuka usaha kebab di tanah air karena
memang pada saat itu belum banyak usaha tersebut dan juga di Indonesia sendiri
banyak pula warga yang keturunan Timur Tengah,
Lalu ketika sudah di Indonesia, ia megaplikasikannya
dengan mulai menyusun siasat bisnis. Ia memulai usahanya benar-benar dengan
perjuangan, pada awalnya ia berjualan denagn menggunakan gerobak dorong, Hendy
beralasan pemilihan gerobak karena gerobak lebih murah dan juga lebih fleksibel
sehingga bisa dipakai berkeliling berjualan.
Mengapa memilih nama atau produk dagang Baba
Rafi? Nama tersebut diambil dari nama
anak pertamanya yaitu Rafi Darmawan, yang dimaksud dengan Baba Rafi bahwa itu
merupakan kepunyaan ayahnya (baba) Rafi. Nama tersebut juga terdengar lebih
komersil dibandingkan memakai namanya sendiri.
Ia memulai dengan modal yang kecil, seiring dengan
berjalan usahanya ia mengikuti program Bank Mandiri yang bernama Wirausaha Muda
Mandiri. Pada tahun 2007, ia memenangkan juara pertama. Beberapa penghargaan
bergengsi lainnya yang ia dapat antara lain ISMBEA (Indonesian Small Medium
Business Entrepreneur Award) 2006 oleh menteri Koperasi dan UKM, ASIA’s Best Entrepreneur
Under 25 oleh majalah Business Week International 2006, penghargaan Citra
Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad Ke-21 oleh Profesi Indonesia, Best
Franchise 2007 Category of Food & Beverages dari Pengusaha Magazine, Best
Achievement at Young Entrepreneurs Award 2007 dari Bisnis Indonesia dan
berbagai penghargaan lainnya.Sungguh merupakan kebanggaan yang diterima oleh
Hendy Setiono karena pada awal bisnisnya banyak yang berpendapat bahwa yang ia
lakukan hanyalah iseng.
Menyimak dari apa yang disampaikan banyak pembicara
pada seminar yang berlangsung 2 hari berturut bahwa untuk menjadi wirausahawan
yang baik banyak hal yang dibutuhkan antara lain:
- Ubah mindset (pola pikir)
- Harus selalu berpikiran positif (positive thinking)
- Apabila berbisnis dalam usaha kuliner harus selalu mengutamakan resep, inovasi dengan rasa dan kemasan (packing) yang menarik
- Jaminan produk/ kualitas
- Partner yang terpercaya yang dapat mendukung bisnis
- Memiliki motto bahwa dalam bisnis semua kesempatan adalah peluang.
Dalam upaya bisnis yakni menyangkut promosi,
beberapa pengusaha diatas sama-sama mengupayakan tindakan promo yang aman serta
murah, kiat-kiat dalam upaya promo antara lain:
a. Memberikan
garansi
b. Konsisten
dalam beriklan
c. Gunakan
website/teknologi
d. Gunakan
jaringan
e. Adakan
barter dengan media massa
f. Berikan
gimmick (supaya orang tertarik untuk datang lagi membeli/menggunakan produk
kita).
Dari
semua hal yang dapat saya simpulkan dari semua narasumber ilmu yang berbagi
pada seminar adalah bahwa usaha kerja keras, tekun bersungguh-sungguh dan tidak
pantang menyerah ialah modal utama untuk menjadi seorang wirausaha. Tidak juga
kita melupakan Tuhan dan orang tua, agar segala upaya yang kita jalani
dijalankan diberkahi dan direstui sehingga apapun yang kita usahakan menjadi berkah
yang bermanfaat untuk diri kita terlebih lagi untuk kepentingan banyak orang.


